Record Detail Back

XML

ANALISA MENENTUKAN KRITERIA PEMILIHAN PELABUHAN PENGUMPAN TOL LAUT MENGGUNAKAN METODE AHP


Tol laut merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Joko Widodo untuk
mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Latar belakang program tol laut karena adanya
disparitas harga yang cukup tinggi antara wilayah barat dan timur Indonesia. Tol laut diharapkan
dapat mendorong pemanfaatan potensi ekonomi yang ada serta membuka pasar baru untuk produk
yang dihasilkan di kawasan timur Indonesia. Sistem transportasi laut mempunyai peran penting
untuk negara kepulauan. Tol laut merupakan bentuk pelayaran perintis dalam mengangkut barang.
Perlu dilakukan analisa yang sistematis terhadap kriteria pelabuhan pengumpan yang akan disinggahi
kapal tol laut sehingga subsidi yang dikeluarkan pemerintah dapat tepat sasaran dan mampu
mendorong sinergisitas pelaku usaha pelayaran untuk mendorong distribusi barang. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode AHP (Analytical Hierarchy Process)
yang digunakan dalam sejumlah penelitian untuk mengatasi masalah transportasi. Berdasarkan hasil
analisis AHP, prioritas utama yaitu aspek hinterland dengan nilai bobot sebesar 39,5% diikuti dengan
aspek pelabuhan sebesar 35,5%, aspek konektivitas sebesar 15% dan aspek demografi sebesar 10%.
Sedangkan bedasarkan sub kriterianya, urutan prioritasnya adalah sub kriteria disparitas harga,
kondisi dermaga, intermoda link, potensi muatan balik, ketersediaan peralatan B/M dan TKBM,
jumlah penduduk, lapangan penumpukan, alur pelayaran, gudang, daya beli masyarakat, dan
angkutan laut non subsidi.
Dian Junita Arisusanty - Personal Name
Yandra Arkeman - Personal Name
Sri Rahardjo - Personal Name
Deni Achmad Soeboer - Personal Name
2549-1326
NONE
electronic file
Indonesia
ALBACORE
2018
ALBACORE
Volume II, No 1, Februari 2018 Hal 057-067
LOADING LIST...
LOADING LIST...