Record Detail Back
PENGUKURAN INDEKS DAYA BELI JASA TRANSPORTASI LAUT DAN PENYEBERANGAN PADA WILAYAH TERTINGGAL
Daerah tertinggal merupakan daerah yang dihuni oleh komunitas dengan berbagai permasalahan seperti faktor ekonomi, sumber daya manusia, infrastruktur (prasarana), kapasitas wilayah, aksesibilitas, dan karakteristik daerah. Pembangunan daerah telah didorong dengan berbagai kebijakan pemerintah salah satunya melalui angkutan perintis agar masyarakat khususnya masyarakat pada daerah terluar, tertinggal, termiskin, dan perbatasan (3TP) terlayani dan terhubung agar mengurangi kesenjangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar indeks daya beli dari masing-masing daerah/wilayah. Penelitian ini menggunakan teknik Ability to Pay (ATP), Willingness to Pay (WTP), dan Composite Performance Indeks (CPI) untuk kemudian merumuskan formula dalam menentukan indeks daya beli jasa transportasi. Hasil penelitian ini adalah untuk memberikan nilai besaran indeks pada wilayah daerah tertinggal di Indonesia yang dihubungkan dengan hasil CPI dalam pengembangan wilayah terkait guna pengembangan infrastruktur transportasi laut dan penyeberangan.
PAULUS RAGA - Personal Name
Kamran Aksa - Personal Name
Tedy Herdian - Personal Name
Faisal Samosir - Personal Name
Karen Nevia Abigail Ponto - Personal Name
Kamran Aksa - Personal Name
Tedy Herdian - Personal Name
Faisal Samosir - Personal Name
Karen Nevia Abigail Ponto - Personal Name
NONE
electronic file
Indonesia
LOADING LIST...
LOADING LIST...







